Sabtu, 05 Juni 2010

BERAPA SERING ANGKA KEJADIAN KESULITAN BELAJAR ?

Pada tahun 1997, dalam penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat
dikatakan bahwa 1,8 % dari anak usia sekolah mengalami kesulitan
belajar,
dengan kesulitan membaca sebagai kesulitan belajar utama. 20 % dari
anak
yang di diagnosis kesulitan belajar tersebut dikatakan mengalami
defisit
neurologis yang bervariasi dari ringan sampai berat sehingga membuat
mereka
menjadi sulit untuk menulis dan membaca.
Di Indonesia pada tahun 1996 Pusbang Kurrandik ( Pusat Pengembangan
Kurikulum dan Sarana Pendidikan ) Balitbang Dikbud melakukan
penelitian
terhadap 4994 siswa sekolah dasar kelas I – VI di provinsi Jabar,
Lampung,
Kalbar dan Jatim, mendapatkan hasil bahwa 696 dari siswa SD( 13,94
% )
tersebut mengalami kesulitan belajar umum, dan 479 di antaranya
mengalami
kesulitan membaca ( disleksia ). Hal ini memberikan gambaran bahwa
kesulitan belajar di kalangan siswa SD perlu mendapat perhatian yang
serius
dari semua pihak, baik dari dunia pendidikan, medik, psikologik,
orang tua
dan pihak lainnya yang terkait, karena tahap sekolah dasar merupakan
tahap
preliminer dalam mencapai tahap pendidikan ke jenjang berikutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar